Senin, 28 April 2008
Guru bekas atau bekas guru?
Ungkapan kuno guru digugu dan ditiru seolaholah mulai pudar, dan semakin melemah signalnya. Zaman kali yuga para guru tidak lagi dihormati tapi bukan berarti sebagai profesi yang tidak terhormat. Sekali seseorang menjadi guru kita maka selamnya dia adalah guru kita! Sekali seseorang menjadi murid kita maka selamanya ia menjadi murid kita artinya tidak ada bekas guru atau guru bekas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Vasudewah sarwam iti
“ Vasudewa h sarwam iti ” Persaudaraan Semesta Oleh : I Gede Adnyana, S.Ag Prakata Pemirsa yang berbahagia, berbagai kejadian...
-
PEMBINAAN BERBASIS BUDAYA UNTUK UMAT HINDU DAYAK PASER OLEH : I GEDE ADNYANA, S.Ag A. HINDU BUKAN PENGHANCUR BUDAYA Seperti aliran sungai...
-
I Gede Adnyana, FDGAH Dunia Maya PESAN HARI GALUNGAN DARI SELEMBAR DAUN DADAP, MERUPAKAN SEBUAH INSPIRASI DALAM PENCARIAN MAKNA GALUNGAN ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar